berita

LAGI, Fakta Yang Terungkap Indikasi Ada Rekayasa Kasus Antasari

Ahli balistik dari Universitas Gadjah Mada Widodo Hardjoprawito mengungkapkan terdapat tiga lobang peluru yang ditemukan pada batok kepala Nasrudin, yakni di pelipis sebelah kanan dan kiri, serta satu lagi di bawah kuping sebelah kiri.

Dalam kesaksian di persidangan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Wiliardi Wizar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/12/2009), Widodo mengatakan seharusnya ada peluru ketiga yang diuji di Laboratorium Forensik Balistik Mabes Polri.

Tetapi pada kenyataannya hanya dua peluru sebagaimana yang tercamtum dalam BAP. “Kalau dilihat dari bekas luka, terdapat tiga titik bekas peluru, mestinya ada peluru ketiga yang diuji di Laboratorium Forensik Balistik Mabes Polri,” beber dia.

Dia menambahkan, “Untuk yang dua peluru dari laras berbeda, kalau yang satu lagi di mana
pelurunya?”

Widodo juga mengungkapkan senjata yang digunakan untuk menembakan peluru tersebut lazim dipakai polisi dan tentara. “Itu adalah sudah standar militer. Kalau standar militer itu sifatnya harus membunuh, tetapi kalau tidak membunuh tidak boleh meninggalkan luka majemuk,” terangnya.

Kata dia, peluru yang ditembakan yang menembus kepala Nasrudin adalah harus peluru yang menggunakan selongsong. Apabila tidak menggunakan selonsong mungkin hanya kaca mobil yang pecah saja.

Dengan demikian, ini tergantung dari komposisi dari peluru itu sendiri dan si penembak juga harus betul betul ahli. “Saya saja pernah latihan 50 kali tembakan, tidak pas benar pada sasaran. Jadi penembak harus betul-betul terlatih,” ungkapnya.

Hal ini berbeda dengan kesaksian ahli balistik Puslabfor Mabes Polri, M Simanjuntak dalam persidangan sebelumnya. Simanjuntak memastikan, senjata dan proyektil peluru yang dijadikan barang bukti oleh jaksa sudah sesuai.

Simanjuntak di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, mengatakan dua proyektil yang terdapat di dalam kepala Nasrudin adalah peluru kaliber 38 mm. Ini sesuai dengan senjata revolver berkaliber sama yang dijadikan barang bukti.

Mantan Kapolres Jakarta Selatan itu didakwa bersama-sama terdakwa lainnya, Antasari Azhar dan Sigid Haryo Wibisono melakukan pertemuan di Jalan Patiunus, Jaksel, antara Januari-Maret 2009.

Dalam pertemuan itu, diduga telah disepakati proses perencanaan pembunuhan terhadap Nasrudin. Williardi diduga berperan sebagai pencari eksekutor Nasrudin melalui rekannya Jerry Hermawan Lo, yang juga terdakwa dalam kasus ini. okezone

Aksi Menyusuri Keberadaan Film Porno Antasari-Rani

Rekaman Percakapan Antasari, Wiliardi, Rani, dan Sigid Diperdengarkan

Buseet, Penyiksaan Terhadap Terdakwa Sangat Sadis !!

Apa Kabar Kasus Antasari ?

One thought on “LAGI, Fakta Yang Terungkap Indikasi Ada Rekayasa Kasus Antasari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s