[APES] Di Tuduh Pengedar Narkoba, Dan Uangpun Di Rampas!

GAGAL menembus Kapoldasu Irjen (Pol) Drs Badrodin Haiti, sepucuk surat kemarin dilayangkan ke redaksi POSMETRO MEDAN. Isinya, curhat warga korban perampasan uang bermodus penggerebekan narkoba yang dilakoni 7 aparat mengaku dari Polres KP3 Belawan.

Dalam surat yang juga ditembuskan pada Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri dan Komnas HAM itu diceritakan, seorang ibu dan 4 anaknya mengaku dizolimi. Pelakunya, 7 aparat mengaku dari Polres Kesatuan Polisi Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan. Satu di antaranya Polwan.

Aksi kekerasan 7 oknum itu, menurut Ny. Wahyuni Silitonga, ibu itu, terjadi di rumahnya, Gg. Rubino, Lk. VI, Kel. Tangkahan, Medan Labuhan, Sabtu pagi 19 Desember 2009. Saat itu, Yuni -sapaan Wahyuni, bersama 4 anaknya yang masih kecil, yakni Ayu Ningtias, Ego Sejahtera, Juliana dan Risky. “Mereka datang ke rumah saya untuk menangkap suami saya yang menurut mereka mengedar Narkoba,” tulis Yuni dalam suratnya.

Meski suami Yuni saat itu tak berada di rumah, “Mereka berkeras tetap menggeledah rumah saya.” Penggeledahan, imbuh Yuni, disaksikan Kepling VI, Rahman Hidayat. Begitulah. Seisi rumah diperiksa. Tapi Narkoba yang dicari-cari tak ditemukan. Malah, versi Yuni, “Dompet saya yang berisikan uang Rp 3 juta mereka ambil. Tuduhan mereka, itu uang hasil jual Narkoba. Padahal, itulah uang simpanan yang saya kumpul untuk biaya pulang kampung tahun baru ini bersama anak-anak. Begitu juga HP anak saya, mereka rampas.”

Aksi 7 oknum ini diteruskan Yuni dengan mendatangi Propam Poldasu, pada Senin 21 Desember 2009. Tapi oleh AKP Syamsinar br Hutasoit, menurut Yuni, pengaduannya seperti dimentahkan. Hingga kemarin, Yuni mengaku tak bisa melaporkan aksi 7 oknum itu. Karena itulah, diantar seorang kerabatnya, surat untuk Kapoldasu itu dilayangkan ke redaksi koran ini. “Lewat surat ini saya minta perlindungan hukum pada Bapak Kapoldasu. Saya mohon agar peristiwa di rumah saya itu diusut dan 7 oknum itu dihukum sesuai ketentuan yang berlaku,” pinta Yuni seraya menyebut 4 dari 7 identitas oknum itu.

Benarkah pengaduan Yuni di Propam Poldasu ditolak? “Ah, tidak ada itu, mana ada saya menolak atau membatasi warga melapor ke mari,” kata AKP Syamsinar br Hutasoit, ditemui kemarin. Sementara terkait keluhan Yuni, juru bicara Poldasu Kombes (Pol) Drs Baharudin Djafar Msi kemarin juga kembali menegaskan komitmen. Kapoldasu Irjen (Pol) Drs Badrodin Hati yang tidak akan menolerir, bahkan akan mengambil tindakan tegas pada setiap personil Polri yang melakukan pelanggaran apalagi tindak pidana. “Silahkan temukan saya dengan korbannya,” tantang Baharudin Djafar soal keluhan Yuni. posmetro-medan

Hmmmmmmmmm…..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s