HATI – HATI, Perhiasan China Mengandung RACUN..!!

Ketertarikan konsumen terhadap produk China disebabkan harganya yang murah. Namun seringkali muncul keluhan seperti yang terjadi di AS yaitu ada kandungan racun.

Baru-baru ini, Amerika dihebohkan dengan perhiasan untuk anak-anak asal China. Benda murah yang dijual murah itu terbukti mengandung logam cadmium yang beracun. Logam tersebut digunakan sebagai pengganti logam beracun lainnya, lead, yang sudah terlebih dahulu dilarang penggunaannya.

Setelah mengadakan penyelidikan sejak awal pekan, Kepala Komisi Keamanan Produk (CPSC) Inez Tenenbau memperingatkan mengenai keberadaan perhiasan murahan itu.

Ia melarang orangtua membeli barang-barang tersebut. Apalagi memberikannya kepada anak-anak mereka. “Harganya memang hanya US$3,99 (Rp36 ribu) tapi mengandung racun,” katanya, Kamis (14/1).

Tenenbaum juga memastikan kandungan cadmium dan lead yang beracun. Ia juga menyarankan untuk membuangnya, jika perhiasan semacam itu ada di rumah keluarga Amerika. Bahkan, ada saran pembuangan agar benda yang dianggap limbah itu tidak merusak lingkungan atau meracuni makhluk hidup lainnya.

Mereka menerbitkan larangan untuk menjualnya kembali melalui cara apapun. Jangan membeli yang baru, memberikannya kepada orang lain, dan bermain-main jika telah memilikinya di rumah. Kekhawatiran kontaminasi racun benar-benar pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan otoritas kesehatan AS.

Penyelidikan komisi itu berawal dari laporan media besar Amerika, Associated Press (AP), Senin (11/1). Melalui sebuah penyelidikan independen, AP menyatakan adanya kandungan cadmium yang sangat tinggi dalam perhiasan tersebut. Komisi tersebut langsung menindaklanjuti laporan AP.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, pengacara Asosiasi Perdagangan Perhiasan Fesyen (FJTA) mengatakan anggota mereka telah bekerja keras untuk memenuhi standar kesehatan selama 18 bulan terakhir. Mereka mematui peraturan penggunaan lead yang baru dan sejumlah regulasi keselamatan lainnya yang terakhir diperbaru pada 2008 lalu.

“Keselamatan adalah hal terpenting bagi kami. Anggota FJTA memproduksi barang yang aman. Kami akan melanjutkan penyelidikan dan akan menjalin kerjasama dengan CPSC,” ujar si pengacara, Sheila A Millar.

Pihak Amerika memang pantas khawatir atas dasar kesehatan. Tenenbaum mengatakan anak-anak berada dalam bahaya ketika mereka menggigit, mengisap, atau menelan perhiasan murah tersebut. Seperti lead, cadmium bisa menghambat pertumbuhan otak mereka yang masih berusia dini.

CPSC mencatat perhiasan murah itu dijual di seluruh penjuru AS. Termasuk jaringan peritel nomor satu di negara itu, Wal-Mart. Juga, toko perhiasan terbesar di Amerika Utara yang memiliki lebih dari tiga ribu gerai, Claire’s. Kedua penjual terbesar itu masih belum mengeluarkan data resmi seberapa banyak perhiasan beracun China yang mereka jual.

Berdasarkan laporan AP, 12 dari 103 item yang diteliti mengandung cadmium hingga 10% dari berat totalnya. Kontaminasi cadmium yang tertinggi mencapai 91% dari berat perhiasan itu sendiri. Beberapa lainnya yang diteliti berkisar antara 80% dari total berat.

Hubungan China dan racun juga sempat menghebohkan dunia internasional. Beberapa di antara racun itu terdapat di produk makanan. Seperti pada 2008, ketika Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan larangan. Pertama pada permen White Rabbit yang dikatakan tercemar formalin. Kemudian susu anak yang mengandung melamin.

Di China sendiri, susu bermelamin ini telah menewaskan enam balita dan membuat ratusan ribu lainnya keracunan. Setahun sebelumnya, BPOM juga melarang produk kosmetik, obat, obat tradisional, dan suplemen impor dari China. Dengan pemberlakuan Free Trade Agreement ASEAN-China, arus masuknya barang semacam ini makin tak terbendung. inilah

wah , tuh barang dah masuk sini lum yak….. waspada beli ploduk – ploduk dali caina yak gan…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s