berita

Kenaikan Gaji Pejabat Tidak Menjamin Turunnya Angka Korupsi

Rencana pemerintah untuk menaikan gaji pejabat sebesar 20 persen dikecam Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW menilai kenaikan gaji belum pantas dilakukan. Apalagi alasannya mengurangi korupsi.

“Itu sangat keterlaluan. Pekerjaan mereka itu sederhana cuma administrasi. Kerja aja belum, program 100 hari juga bermasalah. Kenaikan itu tidak menjamin mengurangi pejabat yang korupsi, ” ujar Koordinator ICW Danang Widoyoko di kantornya Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2010).

Danang menilai kenaikan gaji pejabat negara yang rencananya mulai Maret 2010 ini menciderai pegawai dibawahnya.

“Kalau PNS seperti guru misalnya kita sepakat 200 persen, tapi kalau pejabat itu belum saatnya,” tambah Danang.

Pemerintah berargumen jika kenaikan gaji pejabat dimaksudkan untuk mencegah korupsi yang dilakukan oleh para pembuat kebijakan, namun Danang membantahnya.

“Apa ada garansi jika gaji naik tidak korupsi. Bea Cukai itu naik 5 kali lipat tapi tetap saja korupsi,” paparnya.

Danang menambahkan jika solusi untuk pemberantasan ataupun pencegahan korupsi yang dilakukan pejabat harus dengan penegakan hukum.

“Solusinya perkuat KPK dan lembaga lainnya, bukan dengan kenaikan gaji. Kecuali pertumbuhan ekonomi kita sudah naik drastis dari 6 ke 9 mungkin bisa,” pungkasnya.

Sebelumnya Kenaikan gaji presiden dan pejabat tinggi negara kemungkinan akan mencapai 20 persen. Diharapkan kenaikan gaji ini bisa mengurangi korupsi.

“Antara 10-20 persen. Tergantung departemennya, dan ini pejabat tinggi saja,” terang Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi saat dihubungi detikcom. news.yahoo

Terkait :

Kekayaan Menteri-Menteri Meningkat Pesat Di 100 Hari Pertama

Negara Ini Memang HEBAT, Gaji Presiden Dan Pejabat Naik Mulai Bulan Ini

Ternyata SBY Tidak Sekuat Seperti Di Dunia Kemiliteran

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s