berita

Woowww, Golkar Bersiap Memakzulkan Boediono

Golkar akhirnya menyatakan sikap terhadap kasus Bank Century. Dengan berbasis data dan fakta, Golkar menemukan 10 keganjilan pada proses merger hingga penyelamatan Bank Century. Temuan-temuan ini membuat Golkar menyatakan proses pemakzulan Wakil Presiden Boediono dan terjungkalnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terbuka lebar.

Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto mengatakan sikap fraksinya berdasarkan kompilasi menyeluruh terhadap data dan fakta selama proses penyelidikan Panitia Khusus Angket Bank Century. Selain itu, Golkar juga membentuk tim yang mengkaji dan mempelajari data dan fakta yang didapatkan di Panitia Angket.

“Dari pembuktian dokumen-dokumen yang ada, kami menemukan keganjilan dalam proses merger, FPJP (Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek), hingga bailout,” kata Setya di ruang kerjanya, Kamis (28/1). Dari semua fase kasus Bank Century itu, Golkar menemukan 10 keganjilan.

Secara umum, temuan Golkar terhadap keganjilan itu tidak jauh berbeda dengan temuan tim ahli Panitia Angket. “Dalam proses merger ada pelanggaran yang dilakukan tiga orang pemilik Bank Century yang diduga bekerja sama dengan otoritas moneter (BI),” ujar Setya yang didampingi dua anggota Panitia Angket, Azis Syamsuddin dan Bambang Soesatyo. Pelanggaran dari proses merger itu, lanjut dia, terus berlanjut dalam pemberian FPJP dan dana talangan.

Azis mengurai pihak-pihak yang mesti bertanggung jawab terhadap berbagai pelanggaran itu. Dia mengatakan secara normatif pihak yang bertanggung jawab dalam FPJP dan dana talangan adalah Komite Stabilitas Sektor Keuangan. Pelaksanaan pengawasan pengucuran dana itu dilakukan Lembaga Pinjaman Simpanan. Adapun Bank Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan bertanggung jawab terhadap perdagangan surat-surat berharga yang dilakukan Antaboga.

Dengan demikian, adanya keganjilan-keganjilan itu melibatkan nama Boediono dan Sri Mulyani. Boediono bertanggung jawab sebagai Gubernur Bank Indonesia maupun anggota Komite Stabilitas Sektor Keuangan. Adapun Sri Mulyani mesti bertanggungjawab sebagai Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan.

Setya mengatakan terkait Boediono, Golkar akan mengatakan apa adanya. “Yang salah kita bilang salah, yang benar kita bilang benar,” kata dia. Karena itu, dalam proses Panitia Angket, Golkar akan merekomendasikan pemakzulan Boediono. Rekomendasi itu nantinya bakal dibawa lagi ke Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan hak menyatakan pendapat. Dari sini, hak menyatakan pendapat akan diserahkan ke Mahkamah Konstitusi untuk diuji. Bila hak itu dikabulkan Mahkamah Konstitus, Majelis Permusyawaratan Rakyat akan melakukan Sidang Istimewa memakzulkan Boediono. tempointeraktif

Negara Ini Memang HEBAT, Gaji Presiden Dan Pejabat Naik Mulai Bulan Ini

Kekayaan Menteri-Menteri Meningkat Pesat Di 100 Hari Pertama

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s