berita

Hasil Psikotes AKABRI : Tipe SBY Adalah Tipe Staff

Sebelum masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), semua calon taruna mengikuti tes psikologi.

Menurut sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola, hasil psikos tes Wiranto saat masuk Akademi Militer Nasional (AMN), nama lama Akabri, memperlihatkan dia bertipe commander. Adapun hasil tes psikologi SBY sebelum masuk Akabri memperlihatkan dia bertipe staff.
Perbedaan hasil uji psikologi dua purnawirawan yang berbeda zaman itu disampaikan Thamrin dalam dialog di gedung DPD RI, Senayan, Jakarta beberapa saat lalu (Jumat, 5/2).

Kata Thamrin, hasil tes psikologi itu ada dokumennya.

Berdasarkah hasil uji psikologis ini, Thamrin mengatakan dirinya tak begitu kaget melihat gaya kepemimpinan SBY.

“Bagaimana mungkin seorang staf memimpin negara dengan jumlah rakyat 200 juta lebih, dari Merauke sampai Sabang dengan berbagai masalah yang ada. Negara ini membutuhkan seorang commander, bukan staff,” tegas Thamrin. rakyatmerdeka

17 thoughts on “Hasil Psikotes AKABRI : Tipe SBY Adalah Tipe Staff

  1. lo tau gak beda indonesia ma afganistan apa?afganistan negara merdeka yg gak mau di ambil hasil buminya ma amerika..jadi mereka perang/berontak..kalo indonesia semua hasil buminya di kuasain ma amerika..mo berontak melalui SBY..tapi antek2 amerika gak seneng..pada mo jatuhin SBY..makanya CINTAI INDONeSIA Belajar bersatu..jgn mau minyak ma hasil bumi di kuasaiin amerika..jadi negara yg disegani kyk wkt BUNG KARNO dulu..UNDeSTAND

  2. memangnya psikotes itu bisa 100% bekerja?bagaimana kalo SBY sudah mendapatkan pengalaman memimpin ketika beliau sudah menjadi perwira TNI?? semua itu butuh proses bung.

    1. Buktinya ampe Sekarang Gtu2 aja Yg ada Malah tambah Parah, Mending kaya Pa Harto Alm. Tegas, Indonesia Ditakuti, Ini Am,a malaysia aja Udah Mulai ciut….

  3. Tapi sejarah membuktikan, SBY didukung 60% rakyat untuk jadi Presiden, dan Wiranto seorang pecundang yg keok 2 kali dalam Pemilu melawan SBY…. Sedangkan Tamran Amal adalah seorg dosen yg menjual Kecap Cap “Wiranto” yg tidak punya malu bisa kalah sampe 2 kali oleh SBY

  4. Ini perlu diklarifikasi. Pak Thamrin Amal Tamagola dapat data hasil psikotest itu dari mana? Dia-kan bukan psikolog? Namun, jika benar ia memiliki data yang otentik mengenai hasil psikotest pak SBY itu, berarti hasil psikotest itu TIDAK DAPAT DIPERCAYA. Bagaimana mungkin hasil test itu bisa dipercaya? Dokumen psikotest itukan sifatnya rahasia dan bukan konsumsi publik. Psikolog yang membocorkan data itu berarti tidak profesional. Masak Anda mau percaya dengan data dari seseorang yang tidak profesional? Mohon maaf, ini pendapat profesional saya selaku PSIKOLOG. Trimakasih.

  5. intinya, sebenarnya buanyak sekali orang2 pinter yang dimiliki indonesia / bangsa kita hanya saja mereka tidak banyak ter expose, entah tidak mau atau tidak ada kesempatan.
    Dan SBY hanya segelintir orang yang mendapatkan kesempatan dan kebetulan terexpose, nah dibalik itu juga mempunyai tujuan.
    kalo berbicara tujuan pasti ada yang terbuka dan terselubung
    pertama yang terbuka ingin mensejahterakan rakyat. Faktanya? silakan nilai sendiri
    kedua yang terbuka ingin memberantas korupsi, faktanya? bisa dinilai sendiri (banyak yang ketahuan korupsi namun banyak juga yang tidak tuntas)
    sedangkan yang terselubung
    pertama, cek kekayaannya selama menjadi pejabat negara, yakin tidak ada pemasukan selain dari pendapatan sebagai pejabat?
    kedua, menyusun strategi agar makin bertahan dan kuat alias pencitraan dengan mengatakan gaji saya sebagai presiden selama dua period belum pernah naik sedangkan pejabat lain sudah saya naikkan (memang pendapatan pribadi SBY tidak naik namun sampingannya?
    dan masih banyak yang lain

  6. SBY mencetak prestasi sbg RI 1 . Lha ente2 cuma sbg komentator doank, bongkrek lu pade.! Heloooo.. Thamrin itu siapa ya? Prestasi studinya apa aja seeh.. Ha.ha. Dasar cerpen alay,, kalo ada bukti dokumen tes psikolog SBY ayoo paparkan dimanapun anda berada! Jgn barang ghaib anda bawa2 donk,kek setan aja lu.. Emang demokrasi adlh sistem setan yg melahirkan para setan, go to hell lah sama politik,Kalian sama saja!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s