tips

DILEMA, Pilih Pasangan atau Pekerjaan?

INI adalah permasalahan yang klasik. Saat sedang meniti karier, pasangan adalah orang pertama yang memberi dukungan. Namun saat karier tengah menanjak, bisa jadi pasangan menjadi orang pertama yang dilupakan.


Pertanyaan, “mana yang akan Anda dahulukan, pasangan atau karier?”, bisa jadi menjadi sebuah dilema bagi banyak orang. Di satu sisi, pasangan adalah seseorang yang bisa memberi dukungan, semangat, dan tempat berkeluhkesah saat Anda mengalami masalah di tempat kerja atau di dalam kehidupan ini. Namun jika Anda tak sungguh-sungguh bekerja dengan baik, tidak memberikan kemampuan terbaik Anda kepada perusahaan, bisa jadi karier Anda akan mandek di jalan atau bahkan dipecat.

Karena itulah, banyak orang yang merasa harus mengorbankan salah satu dari dua pilihan tersebut. Jika ini yang terjadi, salah satu jalan yang bisa ditempuh ialah dengan melihat prioritas dalam kehidupan. Jika Anda melihat bahwa menemukan cinta dan menghabiskan hidup bersama orang yang dicintai adalah hal terpenting dalam hidup, maka mau tak mau Anda harus merelakan pekerjaan tersebut.

“Setiap pekerjaan pasti akan tergantikan, tapi hubungan yang spesial sulit dicari penggantinya,” ujar Kim Leatherdale, seorang relationship therapist, seperti dikutip dari careerbuilder.com.


Saling dukung

Meski begitu, ada pula jalan yang membuat pekerjaan dan kehidupan pribadi saling mendukung dan menguatkan. Sebagai contoh, ada pekerja yang menjadi lebih giat bekerja dengan cepat agar memiliki waktu yang lebih banyak untuk hubungan pribadinya. Selain itu, hubungan yang baik biasanya akan membuat masing- masing dari mereka memberi dukungan satu sama lain.

“Hubungan yang supportive, merasa dicintai, dan diberikan dukungan penuh, akan membuat seseorang tumbuh dengan baik. Karier yang bagus memang bisa memberikan kebahagiaan, namun jika tidak diiringi kehidupan atau hubungan pribadi yang baik akan membuat hidup terasa ada yang hilang,” ujar konsultan Cathy Wilke.


Mencari keseimbangan

Kunci dari semua dilema antara memilih karier atau hubungan percintaan sebenarnya bukan pada memberikan pilihan, mela-inkan dengan mencari cara bagaimana menyeimbangkan keduanya.

“Banyak orang yang masih bingung bagaimana mengartikan hidup yang dinamis. Ada yang menghabiskan banyak hal hanya untuk satu hal saja dan sulit untuk berpindah ke hal yang lain,” ujar Leatherdale.

Karena itulah, Leatherdale menyarankan agar setiap orang benar-benar melakukan komunikasi dan pemanfaatan waktu dengan baik. Jika Anda sedang mengerjakan proyek besar, katakanlah kepada pasangan Anda dan pasang target sampai kapankah Anda akan sibuk dengan proyek tersebut.

Meski begitu, saat sedang mengerjakan proyek tersebut jangan lupa untuk mencuri waktu sejenak untuk menjaga hubungan tetap hangat. Misalnya dengan memberikan pesan manis sebelum berangkat kerja atau menelepon saat Anda punya waktu luang di saat bekerja. Berikut lima tip lainnya yang bisa dipraktikkan agar karier dan hubungan cinta Anda dapat berjalan beriringan dengan mulus dan membahagiakan.


Perlakukan pasangan dengan baik

Lakukan komunikasi dengannya. Ceritakan kepadanya tentang pekerjaan Anda dan proyek apa yang sedang Anda kerjakan. “Jika Anda benar-benar sayang kepadanya, maka Anda tak akan pernah menyia-siakannya,” ujar Leatherdale.


Berbincang dengan santai

Pilih satu hari dalam seminggu dan buat kegiatan minum kopi atau teh bersama di pagi hari sebelum berangkat kerja. “Hal ini penting dilakukan demi kualitas hubungan bersama, sebelum Anda berdua sibuk dengan pekerjaan masing-masing,” saran Wilke.


Evaluasi

Coba tanyakan kepada diri Anda, dari skala 1–10, seberapa berartikah pekerjaan tersebut untuk Anda dalam 10 tahun ke depan? Selanjutnya, tanyakan hal yang sama terhadap hubungan cinta Anda yang sekarang. Jujurlah kepada diri sendiri saat menjawab pertanyaan tersebut. Bisa jadi Anda akan terkejut dengan jawaban Anda sendiri.


Kencan

Jadwalkan satu kali dalam seminggu untuk Anda dan pasangan berkencan. Tidak perlu kencan yang berlebihan, yang penting menikmati sesuatu yang Anda sukai bersama. Jika Anda bisa menetapkan satu tanggal tiap minggunya, itu lebih baik lagi.


Zona bebas dari pekerjaan

Jika Anda memang harus bekerja saat sudah berada di rumah, tentukan jadwalnya secara spesifik. Di luar jadwal tersebut, Anda dan pasangan tidak boleh bekerja dan membicarakan pekerjaan. Jadi, mari coba langkah tersebut dan lihat hasilnya bagi karier dan hubungan cinta Anda. -okezone-

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s