berita

Manfaat Wacana Redenominasi Rupiah Untuk Bangsa Ini

Hmmmm,  jadi berapa yak uang Rp.1000,- ntar? Apakah manfaat dari redenominasi ini? karena nilai tukarnya gag berubah, yang pasti kegiatan jual beli jadi lebih praktis, gag ribet lagi soal uang kembalian, heheheheheeee….

Coba sampeyan bayangkan misal kita idup di Zimbabwe, mo beli rokok dengan uang pecahan yang nilainya 1M😆 kebayang gag seeehhh?

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai tukar.Tiga persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabil, inflasi yang terjaga rendah, dan adanya jaminan stabilitas harga.

Kebijakan redenominasi mata uang rupiah yang direncanakan oleh Bank  Indonesia (BI) memang harus dilakukan karena kondisi perekonomian Indonesia yang semakin membaik. Kebijakan ini bisa membuat perekonomian makin praktis.

Hal ini disampaikan Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Selasa (3/8/2010).

“Redenominasi memang harus dilakukan sehingga aktivitas ekonomi meningkat. Selain itu perekonomian menjadi praktis sebab nilai uang menjadi tidak terlalu besar digitnya,” jelasnya.

Sementara VP Research & Analys PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere meyakini redenominasi rupiah atau pengurangan nominal justru menegaskan keyakinan Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat ekonomi yang stabil.

“Secara rasional, ini (redenominasi) hanya bisa dilakukan saat inflasi pada tingkat yang redah, dan ekonomi yang stabil. Ini berarti positif, dan ekonomi kita on track,” jelasnya.

Fauzi mengingatkan BI untuk menggencarkan sosialisasi kebijakan redenominasi ini sehingga bisa menekan dampak psikologis di masyarakat.

“Jadi jangan sampai masyarakat berpikir redenominasi itu adalah  pemangkasan nilai mata uang,” ujarnya.

Untuk sosialisasi kebijakan ini, Ichsan berpendapat BI bisa meniru cara  yang dilakukan Uni Eropa saat ingin menyeragamkan mata uangnya menjadi Euro.

“Kita harus belajar dari Euro, dulu di Eropa ada 2 mata uang yaitu Euro  dan mata uang negara masing-masing. Ini dilakukan selama proses adaptasi. Jadi contohnya di Perancis saat itu masih ada mata uan Franc dan Euro, demikian juga di negara lain. Namun setelah beberapa tahun,  Eropa menarik mata uang negara-negara asal, dan memberlakukan Euro  secara keseluruhan,” tutur Fauzi.

Menurut Ichsan, redenominasi ini bisa dilakukan dalam waktu 5 tahun saja. Waktu 1 tahun digunakan untuk sosialisasi kebijakan tersebut.

“Jadi 5 tahun cukup. 1 tahun untuk sosialisasi dengan memperkenalkan  mata uang baru. Nanti baru dalam beberapa tahun, mata uang rupiah yang  lama bisa ditarik,” katanya.

Sebelumnya, BI memperkirakan proses redenominasi akan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral yakni sosialisasi yang dimulai dari tahun 2011 dan tuntas pada di 2022.

Sosialisasi akan dilakukan hingga 2012, dan tahun 2013 akan dilanjutkan dengan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru.

Misalnya, lanjut Darmin, di toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Jika nol-nya disederhanakan 3 digit, lanjut Darmin, kalau harga barangnya Rp 10.000 maka akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah baru.-detik-


Bookmark and Share
Terkait :

One thought on “Manfaat Wacana Redenominasi Rupiah Untuk Bangsa Ini

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s