personal · serba-serbi

Hati Dan Sakit Hati

skhtSakit hati, yaaa kata yang sering kita dengar,, atooo malah pernah ngerasaainnya? heehee.. Yang pasti sakit hati tu bukan melulu urusan pacaran, putus cinta, cinta gag nyampe ato apalah yang berhubungan dengan cinta monyet.

ati-ati jangan sampe kita menyakiti hati orang lain, karena eh karena sakit hati itu beda ma sakit badan. kalo sakit badan ada obatnya kalo sakit susah diobati. Parahnya kalo sampe dibawa mati… Nah lhoooo..

Tak menutup kemungkinan berlaku pada orangtua dalam memperlakukan anaknya. perlakukan anak sebaik-baiknya, meskipun pada dasarnya orangtua pasti “eman” kepada anak-anaknya. Tapi tahukan sampeyan gag semuanya anak diperlakukan dengan adil oleh orangtuanya?orangtua yang taunya cuma bisa menyalahkan anaknya, orangtua yang gag mampu objektif diantara anak-anaknya, orangtua yang ga suka kalo anaknya hidup tenang,orangtua yang tidak mampu menjadi penengah diantara anak-anaknya dan cenderung mengadu domba, dan lain sebagainya…

sht

Bingung? Heran? ato aneh melihat ketikan ane diatas gan?

Kalo begitu kita sama gan, sama-sama bingung, dan yang ga menguntungkan bagi ane adalah harus mengakui bahwa ternyata ada kenyataan seperti apa yang ane tulis diatas.

Last Child pernah menuliskan lirik yang berisikan tentang ke iri annya pada keluarga yang harmonis, itu karena kita ga bisa memilih sapa yang akan jadi orangtua kita.

Kalo anak di ijinkan untuk memilih siapa orangtuanya, pasti mereka memilih orangtua yang baik untuk dirinya. Orangtua, meskipun posisinya orang tua jangan semena-mena pada anak. Jangan menggunjingkan anak satu ke yang lain karena dampaknya sangat sangat negatif. Disini peran orangtua untuk jadi penengah, kalo mampu dan memahami arti dan makna orangtua itu sendiri….

Kamu dan Hartamu adalah milik Ayahmu….

Pernah denger ato baca kalimat diatas? yaa hadis riwayat  At-Thabarani dalam “As-Saghir” dan Al-Ausath . Apakah ini bisa di generalisir untuk semua? Jadi disini perlu untuk lebih baik memahami dulu kenapa sampe ada Hadist seperti itu, gimana kejadian nya.

Kembali ke sakit hati. Orangtua yang memperlakukan anak semaunya sendiri karena beranggapan bahwa terserah mo ngapain aja ma ni anak, wong anak-anaknya sendiri..

sh

Ingat, anak adalah manusia juga. Bukan malaikat, bukan pula nabi. Manusia biasa punya hati, dan hati bisa merasakan sakit. Sakit hati susah terobati, kalopun bisa terobati mungkin perlu waktu… Saling mengharga, adil dan memperlakukan sama, tidak mengadu domba adalah kunci nya..

Salam di kehidupan harmonis impian kita semua….. aammiiinnn..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s