personal

Narimo ing Pandum

jasadh’s blog
Narimo ing pandum, yaa petuah yang sering kali kita dengar, terutama di jawa, termasuk ibu saya. Petuah ini menurut saya bisa di artikan dalam 2 sisi hal yang bertentangan, yaitu :

1. Sisi Positif

Kita dianjurkan untuk selalu bersyukur dengan segala apa yang telah kita miliki. Bersyukur dengan segala apa yang telah kita raih/pencapaian, meskipun tidak / belum sesuai dengan apa yang telah kita harapkan sebelumnya.

2. Sisi Negatif
Kita bersikap hanya menerima/ pasrah tanpa adanya usaha yang lebih, ora ngoyo, karena semuanya “sudah ada yang mengatur”. Jadi, apapun hasilnya, itulah yang harus diterima.

Narimo ing pandum, lebih baik kita artikan secara positif. Kerja keras, usaha, berdoa untuk hasil yang terbaik. Apapun hasilnya wajib kita mensyukurinya..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s